Jumat, 06 Agustus 2010

UANG PECAHAN BARU

Perihal uang baru yang akan dikeluarkan BI sebagai bagian dari keluarnya kebijakan redenominasi, Darmin mengatakan bahwa pihaknya akan mencetak uang baru seusai seluruh proses selesai. Meskipun nantinya uang dengan nominal baru sudah diterbitkan, proses sosialisasi tetap dilakukan. 

Sedangkan untuk biaya pencetakan uang, sebenarnya tak menambah banyak biaya karena setiap tahun BI menarik uang lusuh dan rusak dan diganti dengan uang rupiah baru. "Namun itu bertahap 3 tahun perhitungan, selama ini uang lama juga bertahan 3 tahun, jadi tidak ada tambahan," jelas mantan Dirjen Pajak ini. 

Meskipun nantinya sudah muncul uang baru, lanjut dia, uang lama akan tetap diberlakukan sampai seluruh masyarakat terbiasa dengan kebijakan baru ini. Dengan kata lain, akan ada dua label harga pada barang-barang yang diperjualbelikan di pasaran. "Sebenarnya secara garis besar sudah selesai, tinggal bagaimana kebijakan sosialisasinya bagaimana, ke daerah bagaimana," ujarnya. 

Ia menyatakan, BI akan segera melakukan proses tahapan redenominasi Rupiah pada awal tahun 2011 setelah melakukan kajian atau study lanjutan mengenai kebijakan tersebut. "Mulai 2013 kita akan mencetak uang baru. Setiap tahunnya kita kan tetap menarik uang lama yang sudah kusam. Hitungan kita, tiga tahun setelah itu, seluruh uang lama akan habis ditarik," kata Darmin. 

Darmin mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan study atau kajian mendalam atas rencana redenominasi tersebut. Bahkan, Darmin menjanjikan hasil dari studi atau kajian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Hasil kajian tersebut akan dipaparkan dihadapan pemerintah dan DPR. "Paling lambat akhir tahun sudah selesai dan bisa segera kita sampaikan," jelasnya.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar