Kamis, 19 Agustus 2010

GOOGLE DI TUNTUT GARA-GARA HINAAN DI YOU TUBE

Seorang perempuan konsultasi bisnis,menuntut google ke pengadilan setelah beberapa video dirinya di unggah seorang pengguna internet,ber-indetintas anonim ke situs you yube.Carla Franklin,seorang mantan model,menyatakan pribadinya telah di permalukan da dianiaya secara mental,setelah melihat beberapa komentar atas video berisi dirinya itu,yang antar lain memuat kata [pelacur].Di pengadilan ia mengatakan ''postingan''video dari orang berindetitas anonim itu telah merusak prospek kerjanya. Carla Franklin menuntut agar Google membuka indetitas anonim penggugah tersebut.Komentar dan cercaan itu di tulis di bawah video-video,kunjungan Franklin ke Afrika di video itu Franklin dengan penuh semangat membicarakan rencana untuk bekerja bagi pembangunan Internasional.Video itu dikirim ketika ia sedang menyelesaikan pendidikannya di Ivy League Colombia Busniss Scholl di New York AS,tiga nama tersangkut masalah itu,Greyspector09,Jimmy Jean008,dan Joe Bloom08,tetapi ada satu orang yang di yakini nya berada di belakang semua indetitas rekayasaitu.Pengacara Franklin percaya orang yang sama menggugah cuplikan ''menyeramkan '' yang di ambil tanpa izin dari film Independent berbiaya murah yang turut di perani Franklin. Franklin mengajukan tuntutannya terhadap Google.sebagai pemilik laman berbagai video you yube,dengan menyebut bahwa dirinya adalah korban dari pencemaran nama baik,dan ia menetut google menyerahkan indetitas penggugah videonya.Komentar-komentar yang di buat untuk merugikan reputasi nona Franklin dan merusak hubungan pekerjaan dan kehidupannya,ungkap dokumen tuntutan yang di daftarkan di Pengadilan Negri Manhattan AS.Dokumen itu menyebut komentar di you tube telah merusak karir dan reputasi Franklin.Franklin lulus pada Thn1999 dengan gelar di bidang biologi dan psikologi,lalu menghabiskan untuk bekerja paruh waktu sebagai model dan aktris sebelum melanjutkan pendidikandi Colombia.Orang merasa semakin lancang untuk mengatakan apa saja yang mereka inginkan ketika mereka memposting sesuatu dengan indetitas anonim,tetapi pasti ada konsekuensinya,jika anda akan memposting sesuatu tentang seseorang,anda harus mempertanggung jawabanya ,''kata David Fish ,pengacara Franklin.Perempuan yang kini bekerja untuk perusahaan Konsultan Organisasi Nirlaba itu mengatakan ia tah siapa di belakang semua itu tetapi ia ingin segalanya jelas sebelum menyebut nama sesorang di hadapan umum.Ia hanya ingin ini terungkap ,berakhir,jadi siapapun tidak akan melakukan lagi,ia benar-benar tidak ingin semua hal yang negatf ini membebaninya kemana-mana ,tegas Fish.Sementara itu juru bicara Google mengatakan mereka tidak akan berbicara tentang kasus tertentu untuk melindungi kerahasiaan pengguna,tetapi tetap mentaati''hukum yang tertulis maupun jiwa dari hukum''Franklin bukan yang pertama menuntut Google untuk membongkar indetitas penggunanya Liskula Cohen,seorang gadis sampul majalah Vogue,pernah berhasil memaksa perusahaan itu thn lalu untuk membuka indetitas dari seorang pengguna anonim yang menyebut Cohen ''Perempuan jahanam'' dalam sebuah blog bernama ''Skanks of Nyc'' Sang bloger kemudian diindentifikasi,tentu dengan perintah pengadilan,Rosemary Port.Serunya lagi.Port berencana akan menuntut Google ganti rugi senilai 15 jt dollar,karena merasa kerahasiaan pribadinya telah di bongkar.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar