Seperti dikutip dari laman Associated Press, pernyataan Gatot disampaikan sesaat setelah Arab Saudi memerintahkan sejumlah perusahaan telekomunikasi di kerajaan itu untuk menghentikan layanan ponsel pintar BlackBerry mulai Jumat, 5 Agustus 2010.
Seorang pejabat keamanan Saudi mengatakan, pemerintah tidak mampu melacak pertukaran pesan yang dilakukan menggunakan Blackberry messenger (BBm). "Layanan ini dapat digunakan untuk melayani terorisme," kata pejabat itu.
Tak hanya Arab Saudi, sejumlah negara Arab juga berencana memblokir layanan Blackberry. Ponsel pintar itu dianggap bisa disalahgunakan menjadi alat yaKami tidak tahu apakah data yang dikirim melalui BlackBerry dapat disadap atau dibaca oleh pihak ketiga di luar negeri," katanya. Gatot khawatir informasi yang dikirim melalui pesan Blackberry dapat digunakan oleh penjahat atau mata-mata.
Seperti dikutip dari laman Associated Press, pernyataan Gatot disampaikan sesaat setelah Arab Saudi memerintahkan sejumlah perusahaan telekomunikasi di kerajaan itu untuk menghentikan layanan ponsel pintar BlackBerry mulai Jumat, 5 Agustus 2010.
Seorang pejabat keamanan Saudi mengatakan, pemerintah tidak mampu melacak pertukaran pesan yang dilakukan menggunakan Blackberry messenger (BBm). "Layanan ini dapat digunakan untuk melayani terorisme," kata pejabat itu.
Tak hanya Arab Saudi, sejumlah negara Arab juga berencana memblokir layanan Blackberry. Ponsel pintar itu dianggap bisa disalahgunakan menjadi alat yang dapat mengancam keamanan nasional.
Kebijakan pemblokiran mulai dirancang pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), Minggu 1 Agustus 2010. Dengan demikian pengguna Blackberry di UEA bakal tidak bisa menerima layanan surel (email), pesan, maupun berselancar internetng dapat mengancam keamanan nasional.
Kebijakan pemblokiran mulai dirancang pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), Minggu 1 Agustus 2010. Dengan demikian pengguna Blackberry di UEA bakal tidak bisa menerima layanan surel (email), pesan, maupun berselancar internet.Indonesia tidak akan ikut-ikutan memblokir layanan Black Berry,sebagaimana yang dilakukan oleh Negara Arab Saudia dan Uni Emirat Arab . Sekarang pemegang Black Berry tidak perlu khawatir sudah ada pertanyaan tegas dari MENKOMINFO,bahwa Indonesia tidak akan blockir Black Berry . Indonesia tak akan ikut-ikutan memblokir layanan Black Berry,sebagaimana yang dilakukan oleh Arab Saudia dan Uni Emirat Arab .


Tidak ada komentar:
Posting Komentar